Mengenal Perjalanan Awal Karir Kuliah Sandiaga

Mengenal Perjalanan Awal Karir Kuliah Sandiaga

Siapa yang tidak kenal Sandiaga Uno? Ia belakangan ini sangat familier dengan publik Tanah Air setelah memutuskan menjadi calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta bersama Anies Rasyid Baswedan. Pada kesempatan kali ini,  menceritakan secara lengkap tentang profil pria yang gemar berolahraga lari tersebut. Diawali dari jenjang pendidikan, karier, hingga kiprahnya di dunia politik. Berikut ini pemaparan figur pria asal Bumi Lancang Kuning -sebutan Riau- itu.

Sejumlah program unggulan yang berpihak kepada rakyat pun diusung pasangan calon (paslon) nomor urut 3 ini. Anies-Sandi bahkan memiliki tujuan menyejahterakan warga dan membuat Ibu Kota menjadi maju bersama. Ayahanda Bang Sandi -sapaan akrabnya- adalah Razif Halik Uno yang berprofesi sebagai karyawan. Sedangkan ibundanya Mien R Uno ialah seorang guru serta tokoh pendidik dan masih aktif hingga kini.

Kemudian usai lulus dari sejumlah kampus ternama, Sandi melanjutkan perjalanan hidupnya dengan berkarier di sejumlah perusahaan besar yang bergerak di bidang ekonomi. Pemilik nama lengkap Sandiaga Salahudin Uno ini lahir di Pekanbaru, Riau, pada 28 Juni 1969. Ia merupakan anak bungsu dari dua bersaudara. Pada 1990, Sandiaga lulus jenjang S-1 dari Wichita State University, Amerika Serikat (AS). Ia lulus dengan predikat lulusan terbaik (summa cumlaude).

Setelah itu, Sandi melanjutkan pendidikan ke jenjang magister di George Washington University. Ia lulus pada 1992 dan meraih gelar Master of Business Administration dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 4,00. Beberapa waktu lalu, Sandiaga juga menerima gelar Distinguished Research Professor Entrepreneurship dari George Washington University, AS, atas penelitian doktoral di bidang kewirausahaan.

Advertisements

Perjalanan Hidup Sandiaga Memulai Bisnis dan Sampai ke Politik

Perjalanan Hidup Sandiaga Memulai Bisnis dan Sampai ke Politik

Di dalam negeri, nama Sandiaga Salahudin Uno tidak hanya dikenal sebagai seorang pengusaha sukses dan tokoh organisasi nasional. Kini ia juga identik dengan dunia perpolitikan setelah pada 23 September 2016 memutuskan menjadi calon wakil gubernur DKI Jakarta bersama Anies Rasyid Baswedan.  Sandi pun diketahui mendirikan yayasan di bidang kewirausahaan dan pemberdayaan masyarakat yaitu Yayasan Inotek Indonesia, Mien R Uno Foundation, dan Indonesia Setara Foundation.

Sandi sendiri tercatat pernah menjabat sebagai anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) di masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Kemudian ia juga menduduki posisi Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) periode 2005-2008. Mulai saat itu, ia diajak bergabung dengan Partai Gerindra karena dianggap memiliki aspirasi yang besar untuk Indonesia. Keputusan Bang Sandi -sapaan akrabnya- untuk bergabung dengan Partai Gerindra diketahui sebagai sebuah panggilan hati. Kemudian pada 2014, Sandiaga diminta terlibat aktif menjadi juru bicara calon Presiden Republik Indonesia yang diusung Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Prabowo Subianto.

Ia pun rela melepaskan jabatannya di 25 perusahaan pada April 2015 untuk fokus menyerap aspirasi masyarakat, khususnya warga DKI.Setelah menempuh pendidikan jenjang sarjana (S-1) dan magister (S-2) di Amerika Serikat, calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Sandiaga Salahudin Uno, bekerja di sejumlah perusahaan ternama dunia. Seiring perjalanan kariernya yang terbilang sukses, Sandi juga mengalami gonjang-ganjing ekonomi. Dirinya dan perusahaan yang mewadahi turut merasakan krisis moneter global pada 1997. Ia pun terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

Lalu pada 1995, ia telah menjabat sebagai Executive Vice President NTI Resources Ltd Canada. Ia pun menjadi direktur termuda di sana dengan usia yang baru 26 tahun! Lalu pada 1998, Sandiaga bersama Edwin Soeryadjaya mendirikan perusahaan investasi bernama PT Saratoga Investama Sedaya. Bidang usahanya meliputi pertambangan, telekomunikasi, dan produk kehutanan.

Kemudian Sandi kembali ke Tanah Air dan membangun usahanya dari nol. Dia mendirikan perusahaan investasi PT Recapital bersama sahabatnya Rosan Roeslani Perkasa. Hingga pada suatu waktu, Sandi kembali menuai kesuksesan dan memiliki 25 perusahaan dengan 50 ribu karyawan.

Berbekal jaringan yang kuat dari perusahaan dan lembaga keuangan dalam serta luar negeri, Sandi sukses menjalankan usaha ini. Hingga suatu ketika ia berhasil mengakuisisi sejumlah perusahaan besar seperti PT Dipasena Citra Darmaja, PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN), dan PT Astra Microtronics. Mulai dari situlah perjalanan karier seorang Sandiaga Salahudin Uno melesat sukses dan menjadi pengusaha terkemuka di Indonesia.

Selain itu melalui perusahaannya, seperti PT Saratoga Investama dan Tower Bersama, Sandi berkontribusi terhadap pembangunan infrastruktur Indonesia, contohnya Jalan Tol Cipali dan sarana transportasi umum Bus Transjakarta.

 

Alasan Anies-Sandi Tak Hadir di Acara Debat Stasiun TV Swasta

Tim Anies-Sandi Media Center mengungkapkan alasanasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno tidak hadir di acara debat kandidat yang digelar salah satu televisi swasta, Minggu 2 April 2017. Atas tindakan itu, mereka pun menganggap penyelenggara acara tidak taat etika apalagi mengiklankan acara dengan tagline “Pertama Kali Kedua Pasangan Calon Bertemu dalam Putaran Kedua”.

Menurut Tim Anies-Sandi Media Center, hingga detik akhir acara bertajuk “Rosi dan Kandidat Gubernur” itu, pihak pasangan nomor tiga tidak pernah menyatakan kesediaan hadir. Namun, penyelenggara terus mempromosikan acara tersebut sebagai debat antara dua kandidat. Meski semua itu, lanjut Tim Anies-Sandi, penyelenggara acara masih terus mempromosikan bahwa acara akan dihadiri kedua kandidat. Sikap ini sangat disesali tim Anies-Sandi.

Padahal, ketika itu calon Gubernur Basuki Tjahaja Purnama dan Anies Baswedan sudah pernah berhadapan dalam acara debat di stasiun televisi swasta lain. Promosi tidak sesuai fakta tersebut menjadi catatan khusus tim Anies-Sandi dalam menanggapi undangan pihak Rosi.

Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan kekagumannya terhadap warga Sempet Barat, Cilincing, Jakarta Utara dalam memilihara toleransi serta kerukunan beragama. Sandi berharap, tidak ada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang berupaya memprovokasi, terutama selama Pilkada DKI. “Kita harus bisa menjaga kerukunan ini. Yuk gunakan 15 hari lagi untuk sama sama menyejukkan,” tutupnya.

Sandiaga pun meminta agar suasana seperti itu dapat dijadikan contoh. Misalnya, di Semper Barat terlihat sebuah bagunan gereja berdampingan dengan masjid tanpa ada gesekan.

 

Ustadz Solmed dan Pelawak Kiwil Ikut Dukung Anies-Sandi

29.jpg

Calon wakil gubernur (Cawagub) DKI Jakarta nomor urut 3, Sandiaga Uno, ikut pengajian ibu-ibu Ustadz Solmed di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Ibu-ibu sangat antusias dengan kedatangan Sandiaga Uno saat pengajian berlangsung. Terlihat pasangan dari Anies Baswedan itu datang ke pengajian memakai peci, baju muslim, dan sarung di lokasi tersebut. Sandiaga Uno mengatakan, pihaknya sangat senang dengan mengikuti kegiatan pengajian bulanan Ustadz Solmed. Ia mengaku sudah sudah lima kali mengikuti pengajian tersebut.

Sandiaga juga meminta doa kepada ibu-ibu pengajian agar diberikan kemenangan pada 19 April 2017 dan menjadi pemimpin yang bisa dipercaya oleh rakyat saat menjadi wakil gubernur (Wagub). “Ibu-ibu doakan saya menjadi pemimpin amanah, ketika menjadi Wagub DKI,” pungkasnya.

Kiwil ikut angkat suara terkait panasnya Pilkada DKI Jakarta. Ia mengungkapkan prediksi Anies Baswedan-Sandiaga Uno bakal memenangkan pertarungan Pilgub DKI Jakarta putaran kedua pada 19 April mendatang. Prediksi komedian ini mengacu pada hasil beberapa survei keluar belakangan ini. Belum lagi sederet program unggulan Anies-Sandi yang membuat warga menaruh harapan besar pasangan itu dapat membangun Jakarta lebih manusiawi dan beradab.

Salah satu bentuk kecurangan tersebut, kata Kiwil, diantaranya upaya kriminalisasi Sandi. Di sisi lain, Kiwil mengaku lebih senang mendukung Anies-Sandi dari balik layar. “Mereka, para alim ulama itu, semua sudah mengurusi Anies-Sandi, maka saya lebih baik mengurus umat. Saya ingin berperan membantu menegakkan Almaidah Ayat 51,” pungkas Kiwil.

Jika Terpilih, Sandiaga Uno Tidak Akan Hapus Transportasi Online

Ditengah bergejolaknya angkutan umum berbasis online dengan anggukan konvensional diberbagai wilayah, Calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga, Sandiaga Salahuddin Uno menegaskan tidak akan menghapus sistem angkutan umum berbasis online. Menurut Sandi, jika sistem tersebut dihapus maka akan membunuh perekomian warga yang kurang mampu di Jakarta.

“Kasian warga, ada 180 ribu yang ikut ojek online,” kata Sandi. Bahkan untuk mendongrak pendapatan warga Jakarta, pria yang akrab disapa Sandi ini akan melibatkan masyarakat warga untuk bergabung dalam program OK-OCE.

“Yang sudah kerja ojek online, akan dibantu dengan program OKE-OCE,” tuturnya. Sandi juga akan memperbaiki sistem transfortasi umum dengan konsep OK Trip yakni mensinergikan antara TransJakarta dengan angkutan umum lainnya.

“Ini adalah solusi untuk warga. Konsep kita transportasi publik, kita akan lakukan perbaikan kedepannya,” tutupnya.

Cerita Pedagang Mie Ayam Binaan Program OKE OCE

18.jpg

Lukman seorang pedagang mie ayam yang biasa mangkal di kawasan Tebet, Jakarta Selatan sekarang sudah tidak bisa berjualan lantaran tempatnya mencari nafkah itu sudah digusur. Ia mengaku dengan gabungannya di program unggulan paslon nomor urut tiga itu omzetnya menjadi naik. Oleh karena itu, ia pun memutuskan untuk gabung di program OKE OCE milik pasangan calon nomor urut tiga Anies Baswedan-Sandiaga Salahudin Uno.

“Biar sukses biar maju (mie ayam OKE OCE) saya terinspirasi sama pak Sandi, selalu abis kalau acara bazar 50 mangkok,” ujarnya di Kelurahan Manggarai, Jakarta Selatan. Mendengar keluh Lukman, Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) mendoakan agar ‘Mie Ayam OKE OCE’ miliknya itu dapat laris terus sehingga keinginan memiliki ruko terwujud. “Biasanya setiap bazar dapat Rp700 ribu. Tetapi saya si berharap dapat diberi ruko untuk berjualan jadi bukan hanya di bazar. Karena kan di tempat sebelumnya saya kena gusur,” tutupnya.

Meski begitu, Lukman berharap dengan gabungnya di program OKE OCE bukan hanya diberi tempat ketika bazar melainkan mendapatkan ruko untuk berjualan. “OKE OCE banget, karena mie ayam ini punya kemampuan untuk menangkap brand yang sangat tranding dan usaha ini bisa dan mudah kenal,” tandas Sandi. Selian itu Sandi tidak mempermasalahkan nama programnya dipakai. Sebab baginya dengan ‘OKE OCE’ sudah terkenal sehingga dagangan Lukman akan laris dan mudah dikenal.

 

Pergerakan Sandiaga Uno Jelang Pilgub DKI 2017

Calon Gubernur DKI Jakarta dari Partai Gerindra Sandiaga Uno mengatakan telah terjadi tiga manuver yang dilakukan oleh petahana ‎Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. “Saat ini pak gubernur sudah sangat khawatir dengan peta politik yang ada. Karena itu tingkah dan polanya selalu be‎rubah-ubah dengan komitmennya,”‎ kata Sandiaga di Posko Dimensi Center, Paseban, Jakarta Pusat.

“Beliau sudah manuver tanpa bola sebanyak tiga kali seperti maju independen atau cukup dengan tiga partai sekarang berharap didukung PDIP dalam waktu yang berdekatan,” ucap Sandiaga menambahkan. Sandiaga menjelaskan, saat ini telah terjadi “gempa tektonik” terhadap kekuatan politik tanpa disadari Ahok selama ini. Pasalnya, mayoritas warga Ibu Kota menginginkan adanya pemimpin baru di Jakarta.

Sandiaga menambahkan, warga Jakarta menginginkan adanya demokrasi yang sejuk dengan menghargai setiap adanya per‎bedaan. Karena itu, ia memastikan dirinya telah menyiapkan gagasan dan ide-ide pembangunan Ibu Kota yang modern dan berpihak kepada warga miskin kota. “Karena Pilgub DKI ini ajang adu ide dan gagasan. Kita tidak akan terlalu banyak mengkritik dan kita antarkan saja pak gubernur pada akhir periodenya. Lalu kita pastikan beliau tidak terpilih kembali,” tandas Sandiaga.

Forum RT/RW DKI Jakarta sepakat menolak petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk kembali menjadi gubernur pada Pilgub DKI 2017. Hal ini dituangkan melalui empat poin pokok dalam visi 3 juta orang yang menolak gubernur.

Andi sendiri berasal dari Jakarta Utara. Dia menceritakan kasus di Kampung Aquarium yang hanya dalam hitungan bulan sudah dieksekusi untuk digusur. “Jadi kita di forum RT/RW semakin kuat menolak gubernur apalagi di Jakarta Utara kita sudah punya semboyan ‘Dari Utara Kita Melawan’,” katanya. Selain itu, Forum RT/RW juga intens berkomunikasi dengan elemen masyarakat yang pro kepada rakyat dan memiliki visi yang sama dengan mereka. Bahkan mereka sangat yakin menjatuhkan pilihannya kepada bakal calon gubernur dari Partai Gerindra Sandiaga Uno.

Saat ini, lanjut Andi, anggota Forum RT/RW sudah bergabung dengan 132 kelurahan dari 267 kelurahan yang ada di DKI Jakarta. “Memang belum 100 persen. Tapi saya sangat yakin kelurahan yang bergabung itu adalah kelurahan dengan populasi padat di Jakarta,” paparnya.

Dikutip dari berita Okezone